Selasa, 27 November 2018

PERSIAPAN PAS GANJIL (B)


LATIHAN SOAL KIMIA KELAS XII MIPA

Jawablah : 

1.  Jika 36 g  glukosa ( M r = 180 g mol –1 ) dilarutkan dalam 200 gram air, Kemolalan larutan glukosa yang terbentuk     adalah …….

2.   Jika 3,42 g sukrosa  ( M 1 = 342 g mol –1 ) dilarutkan dalam air hingga membentuk larutan dengan volume 100 mℓ,    pada suhu  27oC  (R = 0,082 L atm mol –1  K –1).  Tekanan osmotik larutan tersebut adalah …

3.  Tekanan uap jenuh pelarut air pada suhu 26 oC adalah 24 mmHg. Jika tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut      adalah 20 mmHg, fraksi mol zat terlarut dalam larutan tersebut adalah …..

4.   Diketahui data potensial elektroda standar :
Mn2+ + 2e → Mn           E° = -1,05 volt
Cr3+ + 3e  → Cr               E° = -0,71 volt
Fe2+ + 2e  → Fe               E° = -0,44 volt
Hg2+ + 2e →  Hg            E° = + 0,62 volt
Hitunglah E sel pada :  Fe / FeJ+//Hg2+/ Hg

5.     Jika diketahui :
Zn + Cu2+
 Zn2+ + Cu         E° = +1,10 volt
Sn2+ + 2e
 Sn                       E° =  -0,14 volt.
Cu2+ + 2e
 Cu                      E° = +0,34 volt.
Maka potensial standar bagi reaksi:
Zn + Sn2+
  →   Zn2+ + Sn   adalah ........

6.     Arus yang sama dialirkan ke dalam larutan CuSO4 dan larutan AgNO3. Bila massa perak yang diendapkan 0,60  gram,  massa Cu yang mengendap adalah ....
(Ar Cu = 63,5; Ag = 108).

7.      Bagaimana Cara yang paling tepat digunakan untuk melindungi pipa pengalir minyak bumi yang ditanam dalam     tanah dari peristiwa korosi?

8.      Tuliskan Reaksi elektrolisis larutan  K2SO4 yang  terjadi  pada Katoda dan Anoda dengan  elektroda  Pt / C  !

9.       Persamaan reaksi autoredoks dari logam tembaga (I) oksida dengan larutan asam klorida sebagai berikut: 
        Cu2O + 2 HCl →   Cu + CuCl2 + H2O
         Berapa perubahan bilangan oksidasi Cu ?

10.    Persamaan reaksi redoks:
Fe2+ + MnO4- + H+ → Fe3+ + Mn2+ + H2O.
Setarakan reaksi redoks diatas dengan cara setengah reaksi !

11.    Pada elektrolisis leburan  Al2O3  diperoleh 0,5 gram Al. Jumlah muatan listrik  Coulomb ) yang diperlukan adalah...

(Ar Al = 27, O  = 16, 1F = 96.500 Cmol –1)

12.  Untuk menetralkan larutan yang terbentuk di katode pada elektrolisis larutan Na2SO4  diperlukan 100 ml larutan HCl 0.2 M.  Jumlah muatan listrik  ( Faraday ) yang digunakan adalah...?

13.     Sebutkan Unsur perode ketiga yang merupakan:
a)         Reduktor terkuat
b)         oksidator terkuat
c)          Semi logam
d)         Gas mulia

14.   Apakah reaksi halogen ini dapat berlangsung ?
a)       larutan KI dan gas Br2
b)       larutan KI dan gas CI2
c)       larutan KCI dan gas Br2

15.   Urutkan senyawa asam halida berdasarkan  kenaikan titik didihnya  ; HF , HCI, HBr, HI

16.  Sebutkan unsur-unsur yang terletak pada periode ke-3 dalam sistem periodik yang bersifat logam, non logam, semi logam dan gas mulia !

17.   Diberikan beberapa pernyataan berikut.
 1.     Membentuk hidroksida yang bersifat basa kuat
 2.     Digolongkan sebagai logam aktif
 3.     Kereaktifannya akan naik dengan bertambahnya nomor atom
 4.     Memiliki titik leleh relatif tinggi
 5.     Dapat membentuk ion atau senyawa komplek
 6.     Garamnya sukar larut dalam air
 Pernyataan yang benar untuk sifat logam alkali adalah nomor....

18.  Suatu larutan terdiri dari 30 gr urea dan 90 gr air. Jika tekanan uap pelarut murni pada 20oC adalah 22,5 mmHg, maka tekanan uap larutan pada suhu tersebut adalah … ( Mr urea = 60, air = 18 )

19. Tentukan massa Na yang mengendap pada  katoda jika leburan NaCĺ di elektrolisis dengan arus 1 A selama 1 menit (Ar Na = 23)

20.   Setarakan  reaksi redoks berikut :   NO3 -+ Cℓ - + Sn + H +® SnCℓ62+ + NO2 + H2O










Jumat, 10 November 2017

PERSIPAN UAS-1 KIMIA XI SEMESTER GANJIL DAN PEMBAHASAN


1.  Pada pemanasan 1 mol gas SO3 dalam ruang 2  liter, 
     diperoleh 0,25 mol gas O2 dengan reaksi  2SO3 <==> 2SO2 + O2.
     Maka harga Kc reaksi tersebut C  adalah....
a.        0,01
b.        0,05
c.         0,125
d.        1,00
e.         2,00

2.    Diketahui reaksi berikut :
       N2 +  3H2   <==>  2 NH3   ΔH  = – 92 kj
       Agar reaksi bergeser ke kanan , maka usaha yang harus dilakukan.
        a.      suhu dinaikkan 
        b.      konsentrasi N2 diperkecil
        c.     suhu diturunkan
        d.       tekanan diperkecil
        e.       volume diperbesar

 3.    Faktor yang tidak mempengaruhi sistem kesetimbangan pada reaksi 
        2HI (g)  <==>  H2 (s)  +  I2(g)  . adalah....
  a.   Konsentrasi
        b.   suhu
        c.     Tekanan dan Volume
        d.     Pengurangan H2
        e.     Penambahan HI
.

PERSIAPAN UAS-1 KIMIA X SEMESTER GANJIL DAN PEMBAHASAN


1.  Diketahui,  no. atom Besi = 26  dan massanya 56 ,  
     maka jumah proton , elektron dan  neutron 
     dalam ion Fe 3+  berturut - turut  adalah....
      A.  26, 26, 23                 D.    26, 28, 26
      B.   26, 23 ,26                E.    28, 26, 26
      C.   26, 23, 30

2.  Partikel penyusun Inti atom  adalah....
     A.   proton
     B.   proton dan neutron
     C.   neutron dan elektron
     D. ‘ neutron
     E.   proton, elektron, dan neutron

3.  Ion   Mg2+  dengan atom Ne  mempunyai kesamaan dalam hal....
     (No. atom Mg = 12   Ne =10)
     A.    jumlah proton
     B.    jumlah muatan inti
     C.    konfigurasi elektron
     D.     nomor atom
     E.      nomor massa

4.  Konfigurasi elektron  Atom Kr  (NA=36 ) adalah…
      A.   1s2 2s2 2p 63s2 3p6 4s2 3d5
      B.     1s2 2s2 2p 63s2 3p6  
      C.    1s2 2s2 2p 63s2 3p6 4s2 
      D.   1s2 2s2 2p 63s2 3p6 4s2 3d10
      E.    1s2 2s2 2p63s2 3p6 4s2 3d10 4p6


5.  Pada ion  A2+  mempunyai konfigurasi elektron
    1s2 2s2 2p 6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6
     Nomor atom A adalah .....
     A.   32                      D.   36
     B.    34                     E.   38
     C.  40




JAWABAN :

   1).     No. atom Fe = 26   berarti   jumlah proton = jumlah elektron = 26
                         Jika atom Fe berubah menjadi ion Fe 3+  , maka jumlah elektron = 26 - 3  = 23
                         Jumlah neutron = 56 - 26  =  30

               2).     Partikel penyusun  atom adalah proton , elektron dan neutron
                         sedangkan partikel penyusun inti atom adalah proton dan neutron

               3).     Ion Mg2+  dan Ne  sama-sama mempunyai 10 elektron ,  
                         maka konfigurasi elektronnya adalah     2,   8. 
                
               4)     Jawaban  E   ( sudah jelas)

               5).     Ion  A2+  mempunyai jumlah elektron 36 , maka nomor atom A adalah  36 + 2 = 38 

                       

Selasa, 18 November 2014

IKATAN KMIA

Ikatan Kimia

Ikatan Kimia digolongkan menjadi tiga macam yaitu:
1. Ikatan Ion
2. Ikatan Kovalen
3. Ikatan Logam

1. Ikatan Ion
Ikatan ini dibentuk oleh atom-atom elektropositif dan elektronegatif. Atom elektropositif yang umumnya logam dan atom elektronegatif yang umumnya nonlogam sehingga dikatakan bahwa ikatan ion adalah ikatan antara logam dan nonlogam. Senyawa dengan ikatan ion jika dilarutkan dalam air akan membentuk ion-ionnya (ion positif dan ion negatif)
NaCl(s) → Na+(aq) + Cl-(aq)

2. Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen terbentuk oleh atom-atom nonlogam. Atom-atom nonlogam membentuk ikatan kovalen dengan cara menggunakan elektron secara bersama-sama untuk menuhi kebutuhan membentuk kondisi stabil.


3. Ikatan Logam
Ikatan ini terbentuk oleh atom logam. Jika ikatan ion terbentuk karena adanya serah terima elektron dan ikatan kovalen karena penggunaan elektron bersama maka ikatan logam terbentuk karena ikatan ini memiliki lautan elektron yang peroleh dari elektron valensi atom logam pembentuknya.





Jika ikatan kimia adalah ikatan antar atom untuk membentuk molekul senyawa atau unsur, maka diantara molekul-molekul yang terbentuk masih terdapat interaksi sehingga molekul-molekul tersebut berkumpul dengan sesamanya. Interaksi ini biasa disebut Gaya Antar Molekul, tidak disebut 'ikatan' karena  interaksi ini memang jauh lebih lemah daripada ikatan kimia.



Senyawa Kovalen Polar dan NonPolar

Senyawa Kovalen Polar dan NonPolar



Berdasar kepolarannya senyawa kovalen dapat dibedakan sebagai senyawa kovalen polar dan senyawa kovalen nonpolar.

Kepolaran di sini ditinjau berdasarkan distribusi kerapatan elektronnya. Senyawa kovalen dikatakan polar jika distribusi kerapatan elektronnya tidak merata. Artinya dalam satu molekul ada atom yang mendapatkan kerapatan elektron yang lebih besar daripada atom lainnya. Misalnya adalah molekul karbon monoksida (CO)
Kepolaran senyawa kovalen dapat ditentukan melalui:
1. Perbedaan keelektronegatifan
2. Bentuk molekul
Berdasarkan bentuk molekul, kepolaran senyawa kovalen didasarkan pada kesimetrisan. Senyawa dikatakan nonpolar jika bentuk molekulnya simetris dan sebaliknya, senyawa dikatakan polar jika bentuk molekulnya tidak simetris
Penentuan Bentuk Molekul
Bentuk molekul senyawa kovalen dapat ditentukan melalui dua teori berikut:

1. TIV (Teori Ikatan Valensi)
Teori ini didasarkan pada hibridisasi atom pusat. Berikut ini data hibridisasi berserta bentuk molekulnya:



2. TTE (Teori Tolakan Pasangan Elektron Bebas)
Teori ini didasarkan pada tolakan Pasangan Elektron dimana tolakan antar Pasangan Elektron Bebas (PEB) memiliki gaya tolak yang paling besar dan tolakan antar Pasangan Elektron Ikatan (PEI) memiliki gaya tolak yang paling kecil. Kekuatan gaya tolak secara berurutan dapat ditulis sebagai berikut:
PEB-PEB > PEB-PEI > PEI-PEI

Dengan gaya tolak ini maka akan menjelaskan bagaimana terbentuknya senyawa kovalen polar dan nonpolar. Dengan adanya PEB, molekul yang awalnya berbentuk simetris menjadi tidak simetris karena PEB mendorong PEI untuk semakin berdekatan sehingga terbentuklah senyawa kovalen polar.

Teori ini biasa dijelaskan dengan metode AXE (maaf bukan iklan parfum^___^)
A = atom pusat
X = pasangan elektron ikatan (PEI)
E = pasangan elektron bebas (PEB)

Berikut ini data rumus AXE beserta bentuk molekulnya:

Contoh Senyawa Basa Kuat Dan Basa Lemah

Contoh Senyawa Basa Kuat Dan Basa Lemah



Berikut Contoh Basa Kuat dan Basa Lemah.Sebagian Contoh Basa Kuat Dan Contoh Basa Lemah Di bawah ini  di dapat dari perkuliahan dan juga pengalaman... Semoga Contoh Basa Kuat dan Basa Lemah ini bermamfaat bagi teman semuanya...

BASA KUAT


Nama
Basa Kuat
Litium hidroksida
Natrium hidroksida
Kalium hidroksida
Kalsium hidroksida
Rubidium hidroksida
Stronsium hidroksida
Secium hidroksida
Barium hidroksida
LiOH
NaOH
KOH
Ca(OH)2
RbOH
Sr(OH)2
CsOH
Ba(OH)2

BASA LEMAH


Nama
Basa Lemah
gas amoniak
besi(II) hidroksida
Hydroxylamine
Aluminium hydroxide
Iron (III) hydroxide
Ammonium hydroxide
Metilamin hydroxide
Etilamin hydroxide
NH3
Fe(OH)2         
NH2OH
Al(OH)3
Fe(OH)3
NH4OH
CH3NH3OH
C2H5NH3OH


Hanya Itu yang saya ketahui tentang  contoh Senyawa Basa Kuat Dan Basa Lemah...semoga bisa bermamfaat...

LATIHAN SOAL KIMIA KELAS XI SEMESTER GENAP

URAIAN :        1.        Hitunglah pH larutan berikut :         A.      CH 3 COOH 0,001 M (Ka = 1 x 10 -5 )         B.       100 m...